ALLĀH ﷻ TAK MEMBUTUHKAN PUASANYA SEORANG PENDUSTA
.
Dari Abū Huroiroh rodhiyallāhu‘anhu, Rosūlullāh ﷺ bersabda :
.
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ، فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ.
.
“Siapa (yang) tidak meninggalkan perkataan dusta dan (malah) mengamalkannya, maka tidaklah Allāh membutuhkan pada (amalannya) meninggalkan makanannya dan minumannya (puasanya).” *
.
(Hadīts Riwayat Bukhōrī no. 1903)
.
*) Puasanya seorang Pendusta adalah sia-sia bagi Allāh ﷻ, meskipun ia menahan diri dari makanan dan minuman.
.
TATSQĪFUL-UMMAH
Media Tsaqōfah Islām.
Kumpulan Untaian Ayat-ayat Allāh ﷻ, Sabda Nabī ﷺ, Ātsār, Qoul Shohābat, Qoul ‘Ulamā’, dan Qoul Para Ahli Hikmah.
Follow, Like, Join, and Share :
👇🏼👇🏼👇🏼
#TU48



Comments
Post a Comment